Beranda >> info wisata >> Candi Jago (Jajaghu)

Candi Jago (Jajaghu)

Candi Jago (Jajaghu)

candi-jago-jajaghuMenikmati Wisata Sejarah Candi Jago (Jajaghu) – Malang
Wisata Sejarah Candi Jago (Jajaghu)– Di Kabupaten Malang, Jawa Timur ada sebuah candi yang unik. Namanya adalah Candi Jago. Nama Candi Jago ini berasal dari kata “Jajaghu”. Candi ini tepatnya ada di Kecamatan Tumpang. Jaraknya sekitar 22 km jika dihitung dari Kota Malang. Ketinggian daerahnya mencapai 597 mdpl. Candi ini berlokasi di tengah pemukiman penduduk Desa Tumpang. Jarak dengan pemukiman penduduk hanya sekitar 2 hingga 3 meter yang berbatas kawat berduri.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, candi ini cukup unik. Kenapa? Di bagian atas candi ini hanya tersisa sebagian. Konon menurut cerita, bagian atas ini pernah tersambar petir sehingga tinggi bangunan aslinya tidak bisa diketahui secara pasti. Tingginya diperkirakan mencapai 15 m. Keseluruhan candi ini dibangun dengan bahan batuan andesit.

Sejarah Pendirian Candi Jagao (Jajaghu)
Berdasarkan kitab Negarakertagama dan Pararaton, Candi Jago dibangun sejak tahun 1268 M hingga tahun 1280 M untuk menghormati Sri Jaya Wisnuwardhana, Raja Singasari yang keempat. Meskipun dibangun saat masa pemerintahan Singosari, disebutkan dalam kedua kitab bahwa Candi Jago (jajaghu) selama tahun 1359 M sering dikunjungi Hayam Wuruk, raja Majapahit.

Keterikatan Singosari dan Majapahit tampak juga dari pahatan padma atau teratai yang menghiasi tatakan arca-arca. Menurut dugaan, candi ini sudah pernah direnovasi pada tahun 1343 M atas perintah dari Raja Adityawarman dari Melayu yang mempunyai hubungan darah dengan Hayam Wuruk.

Jajaghu sendiri sebagai nama candi tertulis dalam kitab Pararaton dan Negara Kertagama. Arti dari Jajaghu ini adalah ‘keagungan’, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tempat suci.

Cerita dalam Relief Candi Jago (Jajaghu)
Di tubuh Candi Jago terdapat deretan relief yang dipahatkan. Relief-relief di sini menceritakan banyak kisah yang mengandung unsur moral atau budi pekerti. Relief yang bersifat Buddhistis, ada di kaki candi yang berupa kisah tantrik atau mengenai binatang, lalu kisah Ari Darwa atau Angling Darma, dan kisah Kunjarakarna. Sementara itu, relief yang bercorak Hindu terdiri dari cerita Parthayadna, Arjunawiwaha dan Kresnhayana atau Mahabarata. Hal ini karena Raja Wisnuwardhana beragama Siwa Buddha, yaitu sebuah aliran sinkritisme yang berupa perpaduan antara agama Hindu dan Budha.

Di dinding bagian barat laut ada relief yang mengisahkan cerita tentang sepasang kura-kura tang ingin terbang. Seekor angsa yang baik hati kemudian mengajak mereka terbang. Dia menggigit sebatang kayu lalu meminta kura-kura agar menggingitnya dan jangan sampai terlepas di tengah perjalanan.

Ketika sudah terbang, di bawah ada kawanan serigala yang mencemooh kura-kura. Tidak memiliki sayap tapi kok ingin terbang. Kura-kura itu kesal dan ingin membalas perkataan itu. Akan tetapi kura-kura lupa bahwa dia sedang terbang. Alhasil, gigitan kura-kura lepas, dan dia jatuh. Di bawah, sepasang kura-kura menjadi santapan kawanan serigala. Cerita ini memiliki pesan moral agar jangan mudah terpengaruh ucapan orang lain.

Di tingkat dua, ada relief yang berlatar belakang cerita Mahabarata. Relief ini terdiri dari dua bagian, yaitu Parthayajna dan Arjunawiwaha. Keduanya mengisahkan kesialan Pandawa yang kalah di meja judi karena kelicikan Sengkuni. Kerajaan harus disita dan mereka mesti hidup di hutan selama 12 tahun.

Selain kisah Mahabharata yang cenderung bermuatan ajaran Hindu, ada pula kisah Kunjarakarna yang menceritakan kisah Kunjarakarna, raksasa yang taat beribadah dan pemeluk Budha. Relief ini dipahatkan di sisi timur laut candi.

Candi Jago (Jajaghu)

Obyek wisata candi jago (Jajaghu) memang menarik untuk dikunjungi di kota Malang, selain itu masih banyak lagi wisata pra sejarah tentang candi yang dapat kita temui di kota Malang contohnya candi Singosari, candi Kidal dan banyak lagi.

CUSTOMER SERVICE


Call Cs 1 : +62335-4430361
Call Cs 2 : +62 82 334 900 924
WA : +62 8561 9999 09

Formulir Kontak >>

FOLLOW US

PAKET WISATA BROMO TOUR

Paket Wisata Bromo adalah tempat objek wisata yang tersohor di Indonesia khususnya di Jawa Timur. Obyek wisata Bromo merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut. Jalan-jalan dan berlibur ke Wisata Bromo ada 4 lokasi yang wajib di kunjungi yaitu menikmati indahnya Matahari Terbit, Kawah Bromo, Padang Rumput Savanah dan pasir berbisik. apa bila anda ingin mengambil paket wisata bromo segera hubungi kami hanya di Bromo Tour
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.