Beranda >> info wisata >> Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) SurabayaMonumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya, Jawa Timur, lebih dari sekedar monumen bersejarah yang kaya dengan nilai sejarahnya tapi juga kemegahan dan keindahannya.
Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya; Simbol Kegagahan TNI AL
Jika New York memiliki simbol kebanggaan Patung Libery, maka Surabaya juga memiliki ikon kebanggan Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya. Kota Pahlawan Surabaya memang memiliki banyak tempat wisata yang berkaitan dengan sejarah. Kali ini, Monjaya yang juga merupakan simbol dari kejayaan Laut Indonesia, bisa menjadi destinasi wisata berikutnya. Monumen ini memang memiliki makna yang sarat akan kekuatan Indonesia di bidang kemaritiman yang sebenarnya sudah dimulai dari zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Monumen ini juga memiliki banyak makna.

Mengenal Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya.
Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya memang menjadi pengingat akan sejarah yang kuat tentang Indonesia sebagai negara maritim. Monumen ini memiliki bentuk sosok seorang perwira TNI Angkatan Laut yang berdiri kokoh lengkap dengan seragamnya dan menatap ke arah lautan. Saat ini, monumen ini juga tepat menatap indahnya Jembatan Suramadu yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Sosok perwira TNI AL ini terlihat sangat gagah dengan tangan kanan berada di pinggang dan tangan kirinya memegang sebuah pedang yang ditumpukkan di tanah.

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya berlokasi di Tanjung Perak yang merupakan pelabuhan utama Kota Surabaya atau tepatnya berada di ujung sebelah barat Dermaga Madura. Monumen ini memiliki tinggi 30,6 meter. Monumen ini juga di bangun atas prakarsa seorang kepala staf TNI yakni Laksamana TNI Muhammad Arifin pada tahun 1990-an. Untuk membangung monument ini, dibutuhkan waktu selama 6 tahun. Peresmiannya diadakan pada tanggal 5 Desember tahun 1996 oleh Presiden yang kedua, Soeharto, dimana hari itu juga merupakan Hari Armada Indonesia.

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya sendiri dibuat oleh seorang seniman fenomenal bernama I Nyoman Nuarta. Monumen ini memang sangat megah dan kokoh. Itu lantaran material yang digunakan adalah 3.000 ton tembaga. Tentu, biaya yang dikeluarkan juga tidak tanggung-tanggung yakni mencapai Rp 27 Milyar pada waktu itu. Tidak hanya itu, monument perwira ini berdiri di atas bangunan yang berbentuk bundar dan memiliki tinggi kira-kira 30 meter. Artinya, jika dari tanah sampai ujung patung TNI AL tersebut, tingginya mencapai kurang lebih 60 meter.

Bangunan yang berada tepat di bawah Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) digunakan sebagai Museum TNI AL. Jadi, jika berwisata kesini, Anda tidak hanya akan disajikan dengan pemandangan megah dan kokoh dari patung TNI AL tersebut tetapi juga benyak pengetahuan dan sejarah mengenaik kehebatan dan kegigihan TNI AL. Jadi, jangan lupa selain berfoto-foto selfie, sempatkan juga untuk melihat semua kolekso museumnya agar kita bisa lebih mengetahui lebih jauh tentang TNI AL dan perjuangannya.

Berkunjung ke Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya
Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya dibuka untuk umum setiap hari Senin sampai Jumat pukul 07.00 WIB sampai 15.00 WIB. Namun, untuk bisa memasuki monument di hari biasa ini diperlukan izin kepada petugas setempat. Sedangkan di Hari Armada Indonesia, monument ini mengadakan open house untuk seluruh masyarakat untuk bisa datang dan menikmati keindahan monument ini dan tentu tidak perlu izin sebagaimana hari-hari biasanya. Selain itu, ada aturan unik untuk bisa memasuki museum ini yakni pengunjung harus memakai pakaian rapi serta bersepatu.

Selain kemegahan Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya, ketika Anda memasuki kawasan museum ini, Anda juga akan disuguhi banyak peninggalan sejarah seperti melihat koleksi museum yang menggambarkan dengan jelas bagaimana perjuangan pejuang bahari Indonesia ini menjaga kedaulatannya. Ada juga banyak miniature serta model kapal yang biasa digunakan oleh TNI AL pada waktu itu. Tepat disamping monument ini, ada juga gong dengan ukuran raksasa yakni Gong Kiai Tentrem. Berat gong ini mencapai 2.2 ton dan berdiameter 5 meter.

Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya

Tentu di area museum ini juga terdapat penjual souvenir yang akan mengingatkan perjalan dan memori Anda tentang kemegahan dan keindahan monumen ini. Jika berkunjung ke Surabaya, pastikan Anda tidak melewatkan destinasi wisata yang satu ini. Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) Surabaya menjadi tempat wajib yang harus Anda datangi dan tentu untuk dieskplor lebih jauh agar Anda lebih mengenal lagi apa itu Indonesia Negara Maritim.

Customer Service


Call Cs 1 : +62335-4430361
Call Cs 2 : +62 82 334 900 924
WA : +62 8561 9999 09

Formulir Kontak >>

Paket Wisata Bromo Tour

Paket Wisata Bromo adalah tempat objek wisata yang tersohor di Indonesia khususnya di Jawa Timur. Obyek wisata Bromo merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut. Jalan-jalan dan berlibur ke Wisata Bromo ada 4 lokasi yang wajib di kunjungi yaitu menikmati indahnya Matahari Terbit, Kawah Bromo, Padang Rumput Savanah dan pasir berbisik. apa bila anda ingin mengambil paket wisata bromo segera hubungi kami hanya di Bromo Tour